Mengapa Allah Menundukkan Lautan?
26 Desember 2011 oleh ardi

Balekambang
Akhir-akhir ini Indonesia diributkan oleh berita kapal tenggelam dilaut Prigi Trenggalek yang menelan ratusan imigran gelap, setelah ditelusuri ternyata ada pelanggaran hukum yang terjadi dilautan sehingga, secara tidak langsung sebenarnya kita sedang diingatkatkan oleh yang Maha kuasa, agar jangan coba-coba melakukan kebathilan dimanapun kita berada apalagi dilaut lepas. Paling tidak dibalik peristiwa ini kita mesti belajar ternyata peringatan berupa tenggelamnya kapal imigran,nelayan dipesisir pantai Selatan menunjukkan bahwa betapa Allah mampu berbuat apa yang Ia kehendaki.
Selanjutnya kita dihadapkan lagi oleh masalah banjir diberbagai daerah, mulai dari Bondowoso, hingga daerah yang dilewati bengawan Solo dan sungai Brantas. Hujan yang seharusnya membawa nikmat bagi bangsa ini berubah menjadi bencana yang mengakibatkan kerugian besar secara materi bahkan banjir Bandang di Bondowos0 telah menelan korban. Melihat fenomena alam akhir-kahir ini saya ingin mengajak teman-teman blogger untuk merenung sejenak kandungan surat al Baqarah ayat 164 berikut ini :
164. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.
Berdasarkan terjemahan ayat diatas ada lima hal yang perlu direnungkan oleh manusia :
- Penciptaan langit dan bumi : langit dan bumi beserta apa-apa yang terdapat didalamnya adalah tanda-tanda kebesaran Allah yang perlu kita fikirkan
- Bergantinya siang dan Malam: bukankah Allah menjadikan siang sebagai tempat mencari nafkah dan malam untuk istirahat, bayangkan jika kehidupan kita ini hanya ada malam saja betapa gelapnya dunia ini, begitu juga sebaliknya
- Allah menundukkan lautan sehingga manusia bisa berlayar diatasnya: waspadalah jangan berbuat maksiat, apalagi dilautan maka ketika manusia bermaksiat Allah menjadikan lautan begitu ganas hingga mampu menenggelamkan kapal mereka yang kokoh. Dengan ditundukkannya lautan maka para nelayan bisa mencari ikan dilautan namun janganlah mempersembahkan sesuatu untuk laut tersebut karena Allah akan murka, sebaiknya hsil panen dari laut mari sedekahkan kepada fakir miskin karena mereka jauh lebih membutuhkan uluran tangan kita dari pada lautan itu sendiri.
- Allah menurunkan hujan dari langit, Jika hujan telah turun maka pertanda akan ada kehidupan baru didunia .Janganlah menebang pohon sembarangan sebab hujan yang turun bisa menyebabkan terjaidnya banjir akibat tidak ada lagi pohon yang menahan debit airnya. Mari bersahabat dengan alam agar terjadi keseimbangan ekosistem didunia ini.
- Allah menciptakan binatang dimuka bumi ini dengan berbagai macam spesiesnya, dan tidak satupun binatang didunia ini yang diciptakan Allah kecuali ada hikmah dan pelajaran dalam penciptaannya.
Semoga Lima renungan ini mampu menyadarkan kepada kita betpa Allah amat Pemurah memberikan kita keleluasaan untuk mengelola alam ini, namun janganlah berlebihan sebab akan memicu murka Allah Subhanahuwata’ala.














Mawardi
No. Rekening : 6019239002773688 Cab.Malang

betul banget..
semua itu karena ulah manusia.
bangsa ini memagn tiada henti hentinya kena musibah, ulah orang2 nya yang jarang mau sadar. kapan bangsa ini jadi lebih baik dan jauh dari bencana ? kita hanya bisa berdoa..